Ada masa diamana seseorang harus berbicara yang tidak benar atau menutupi sesuatu dan berbohong kepada kamu, biasanya sih ini sering terjadi di kehidupan cinta. banyak yang tanya gimana sih caranya tau orang itu bohong pada kita hanya dengan melihat gerak gerik fisiknya? ternyata itu bisa lho... yang apasih.com dapet infonya ternyata intinya saat kita berbohong, otak akan mempengaruhi seluruh tubuh untuk mengekspresikannya.. nah apa saja ciri2nya? baca dibawah yuk.. :)
Perhatikan Matanya
Beberapa orang memiliki kemampuan untuk menipu orang lain dengan mudah. Namun, saat seseorang berbohong, biasanya bisa dilihat dari fisiknya. Salah satunya adalah dengan mengamati mata lawan bicara kamu. Mengapa demikian?
Ketika menjawab pertanyaan dan bola mata orang tersebut bergerak ke arah kiri kemungkinan jawabannya jujur. Sedangkan bila bergerak ke arah kanan kemungkinan orang itu sedang mengatakan sesuatu yang bohong atau berbohong. Hal ini karena bagian otak kiri berfungsi sebagai Auditory Memory, sedangkan otak kanan untuk kreatifitas. Maka bila bola mata ke kiri, berarti dia berusaha mengingat sedangkan sebaliknya jika bola mata ke arah kanan berarti dia sedang menyusun atau menggambarkan sesuatu sebagai jawaban yang lain. Hal ini karena bagian kreatifitasnya sedang bekerja untuk mengarang suatu cerita bohong.
Perhatikan Gerak-geriknya
Badan berkeringat.
Napas mulai berat.
Napas mulai berat.
Nada suara berbeda seperti meninggi atau monoton.
Badan dan wajah terlihat kaku khususnya bagian dahi dan bibir.
Tangan banyak bergerak misalnya memegang sesuatu, saling menggosok-gosokkan tangan, menggosok hidung, atau menutup mulut.
Si pembohong tanpa disadari akan meletakkan benda-benda seperti cangkir, kertas, bolpen, atau benda lain sebagai pembatas.
Coba ubah topik pembicaraan, jika ekspresinya terlihat lega, berarti ia sedang berbohong. Namun jika ia mengembalikan ke topik semula, berarti ia sedang berkata jujur.
Nah gimana? gampang kan mengetahui orang itu berbohong atau tidak, tapi hasil pengujian ini tidak bisa juga dibilang akurat cuman bisa memperkirakan saja. jadi sikapi isinya dengan bijak ya. kalian kan udah gede.. hehe.. :)
Selain hal di atas, berikut ini tanda-tanda lainnya:
- Penelitian membuktikan berbohong bisa menyebabkan jaringan di hidung membesar. Jadi saat berbohong seseorang akan memegang hidungnya tanpa sadar.
- Saat berbohong, seseorang akan menghindar menatap mata langsung orang yang dibohonginya. Orang yang suka bohong pun biasanya akan suka mengucek-ngucek matanya.
- Orang yang suka berbohong juga suka menyentuh telinga.
- Menurut penelitian berbohong bisa menyebabkan rasa sedikit gatal di leher. Orang yang berbohong pun akan menggaruk lehernya.
Bagaimana cara menghentikan kebiasaan berbohong ini? Menurut Dr. Black berikut ini yang bisa dilakukan agar masalah kebohongan ini bisa diatasi:
- Tetaplah bersikap baik dan tunjukkan maksud baik Anda pada pasangan :)
- Hargai perasaan pasangan seperti Anda menghargai diri sendiri
- Ciptakan lingkungan yang meminimalisir pertengkaran antara Anda dan pasangan.
- Kenali penyebab pasangan berbohong. Jika dia berbohong karena takut pada Anda, tunjukkan sikap yang lebih kooperatif pada pasangan.
- Jika pasangan terus berbohong, mulailah berpikir untuk minta bantuan pihak yang ahli, seperti psikolog.
kita juga punya nih artikel mengenai pendeteksi gerak, berikut linknya semoga bermanfaat ya :D
BalasHapushttp://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1257/1/20107253.pdf